Tentang

Nama

Tempat/Tanggal lahir

Diah Cempaka Sari S.Si

Sukabumi, 23 November 1985

Email

Twitter & Instagram

Website

Pendidikan

  • S1 The London School Of Public Relations, Jakarta ( 2003-2007 )
  • SMUN 21 Pulo Mas, Jakarta ( 2000-2003 )
  • SLTP Al- Azhar Kelapa Gading, Jakarta ( 1997-2000 )
  • SDN 07 Kayu putih, Jakarta ( 1996-1997 )
  • SD Sint Carolus, Bengkulu ( 1990-1996 )
  • TK Sint Carolus, Bengkulu

 

Pengalaman

  • Finalis Gadis Sampul Majalah Gadis tahun 1999
  • Finalis Putri Indonesia mewakili Provinsi Bengkulu tahun 2008
  • Relawan pengajar “Kelas Keliling Bersama Sahabat Anak Manggarai” ( 2016 )
  • Inisiator dan relawan pengajar “Kelas Perubahan” ( 2018 – sekarang )

 

Organisasi & pekerjaan

  • Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Jakarta Timur bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak ( 2017 – sekarang )
  • Membintangi sejumlah layar lebar, serial tv dan ftv ( 2007 – sekarang )
  • Wiraswasta mengelola Klinik Pratama, Klinik Cempaka 24 Jam Pulo Gebang ( 2012 – sekarang )

 

Muda dan Berintegritas

Diah Cempaka Sari atau yang biasa dipanggil Cempaka adalah anak kedua dari lima bersaudara. Putri dari Hj. Dewi Arlinawati dan alm. Harry Susanto ini lahir di Sukabumi, 23 November 1985. Cempaka sempat menghabiskan masa kecil di Bengkulu sebelum kemudian pindah ke Jakarta pada tahun 1996 saat ayahandanya berpulang.

Cempaka yang mempunyai hobi membaca dan memainkan alat musik piano itu merasa sangat bersyukur dapat memaksimalkan perannya sebagai perempuan berdaya dengan aktif berkegiatan sosial sebagai penyelenggara kesehatan mengelola Klinik Cempaka 24 Jam Pulo Gebang, sekaligus menyalurkan hobinya di dunia seni peran.

Bagi Cempaka, perempuan memiliki peranan yang penting dalam mewujudkan Negara yang kuat. Cempaka percaya perempuan berdaya mampu melakukan kegiatan positif dengan sepenuh hati hingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas sebagai wujud cinta dan bakti perempuan pada negeri.

Anti Korupsi dan Anti Intoleransi

Maraknya kasus korupsi dan intoleransi di Indonesia khususnya di DKI Jakarta beberapa tahun belakangan ini mengetuk hati nurani & rasa nasionalisme dalam diri Cempaka sehingga ia merasa terpanggil untuk terjun ke dunia politik bersama “Gerakan Perubahan” Partai Nasdem.

Cempaka berkeyakinan jika bukan orang-orang yang berniat baik yang mengambil peran maka dunia politik akan terus diisi oleh para opportunist yang hanya merampok hak rakyat.

Maraknya penyebaran paham radikalisme dan aksi terorisme bila dibiarkan akan berpotensi memecah persatuan bangsa. Dengan besarnya rasa cinta pada NKRI dan Pancasila membuat Cempaka selalu menggaungkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang kerap dimunculkannya melalui pernyataannya di akun media sosial.

Perhatian pada isu-isu kesejahteraan sosial

Isu tentang kesejahteraan sosial selalu dekat di hati Cempaka. Cempaka tercatat pernah menjadi inisiator penggalangan dana untuk mengapresiasi seniman lansia yang tetap semangat berkarya di masa tuanya yaitu alm. Pak Raden dan alm. Laila Sari dalam gerakan “Untuk Mereka Yang Terlupakan.” Selain itu Cempaka juga pernah aktif menjadi relawan pengajar di gerakan sosial “Kelas Keliling bersama Sahabat Anak Manggarai.” Saat ini Cempaka terus aktif memberi pendidikan tambahan bagi anak-anak tidak mampu di wilayah padat penduduk di Jakarta Timur bersama “Kelas Perubahan” yang digagasnya.